MahaKarya 2023: Memajukan Isu Anak Melalui Kreativitas dan Pengabdian Mahasiswa Ilmu Komunikasi Veteran Jawa Timur

Surabaya229 Dilihat

Surabaya – Pada tanggal 17-18 November lalu, koridor Surabaya menjadi saksi kekreatifan dan pengabdian mahasiswa Ilmu Komunikasi dari UPN Veteran Jawa Timur dalam acara “MahaKarya 2023”. Acara ini diselenggarakan oleh Laboratorium Kreatif, khususnya Laboratorium Periklanan yang dikenal sebagai Creating, di bawah naungan Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur. Fitra Ramadhani, sebagai Ketua Laboratorium Creating, memimpin rangkaian kegiatan yang menggabungkan kreativitas dengan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai sebuah event dua tahunan, MahaKarya 2023 dihadirkan dengan tema “Human,” mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan. Namun, tahun ini memiliki keunikan karena Creating berkolaborasi dengan Komunitas Wepose, Pemersatu Kaum Muda Peduli Anak-anak Kurang Beruntung. Kolaborasi ini menjadikan MahaKarya 2023 sebagai wujud nyata dari upaya bersama untuk memajukan isu anak-anak di Surabaya.

MahaKarya 2023 bukan hanya sekadar pameran kreatif dari mahasiswa Creating, tetapi juga sebuah bentuk pengabdian masyarakat. Tujuan utama acara ini adalah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Surabaya melalui pemahaman dan kesadaran terhadap isu anak-anak. Sebagai bagian dari pengabdian tersebut, Creating bekerja sama dengan Komunitas Wepose, yang berfokus pada anak-anak kurang beruntung di Surabaya.

Fitra Ramadhani menjelaskan bahwa MahaKarya 2023 bukan hanya tentang memamerkan karya kreatif, tetapi juga melibatkan proses kurasi. Sebelum karya-karya dipamerkan, dilakukan pengecekan bersama untuk memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan sesuai dengan tujuan utama acara, yaitu menyadarkan masyarakat akan isu anak-anak di Surabaya.

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh tim Creating adalah menemukan lokasi yang sesuai untuk acara ini. Pemilihan koridor Surabaya bukan hanya karena dekat dengan kampus UPN Veteran Jawa Timur, tetapi juga strategis karena dekat dengan WIB Posyandu, tempat anak-anak yang menjadi fokus kegiatan Komunitas Wepose berada. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi sarana kreativitas, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga:   Basarnas Surabaya Temukan Satu Korban Meninggal Dunia Terseret Ombak di Tulungagung

MahaKarya 2023 tidak hanya merangkul karya kreatif dari mahasiswa Creating, tetapi juga menghadirkan karya-karya dari anak-anak yang dibina oleh Komunitas Wepose. Hal ini menciptakan nuansa kolaboratif dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam penggarapan karya-karya yang menarik dan bermakna.

Melalui MahaKarya 2023, Creating dan Komunitas Wepose berharap dapat memberikan pemahaman lebih luas terkait isu anak-anak di Surabaya. Dengan mengundang pengunjung, acara ini diharapkan dapat menjadi ajang awareness dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan perhatian terhadap isu anak-anak yang masih membutuhkan perhatian lebih di Surabaya. Isu anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. ***

Komentar