Pemuda Surabaya Bersatu Gelar Doa Bersama untuk Rocky Gerung sebagai Respon atas Kontroversi Pidatonya

Berita, Surabaya222 Dilihat

SURABAYA-Ratusan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Surabaya Bersatu menggelar aksi doa bersama sebagai respon terhadap kontroversi pidato Rocky Gerung di depan Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, pada sore hari Kamis (3/8/2023). Dilansir dari berita Antara (04/08) Aksi tersebut diinisiasi oleh Hadrean Renanda, salah satu tokoh pemuda di Surabaya.

Dalam orasinya, Hadrean Renanda menekankan pentingnya berbicara dengan hormat dan menghargai perbedaan pendapat. Aksi doa bersama dilakukan secara khidmat dan bergiliran oleh pemuda-pemuda dari berbagai agama yang tergabung dalam kelompok tersebut.

"Kami Pemuda Surabaya Bersatu mengingatkan bahwa penting untuk selalu berbicara dengan hormat dan menghargai perbedaan pendapat," kata salah satu inisiator aksi bernama Hadrean Renanda saat orasi.

Kontroversi ini bermula dari pidato Rocky Gerung yang dituduh menghina Presiden RI Joko Widodo. Pidato tersebut telah menyebar secara viral di media sosial dan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat, terutama dari pendukung Presiden Jokowi. Meski telah dilaporkan oleh beberapa pihak, termasuk Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan dan 50 barisan Relawan Jokowi, kemarahan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Surabaya, masih belum mereda.

Hadrean menegaskan bahwa jika ada perbedaan pandangan politik atau pendapat, dialog yang sopan harus diutamakan untuk menghindari penghinaan atau perpecahan dalam masyarakat. Jika Rocky Gerung terbukti melakukan tindakan yang menghina Presiden Jokowi atau melanggar hukum, masalah tersebut harus ditangani oleh pihak berwenang, seperti kepolisian atau lembaga hukum yang berlaku.

Pemuda Surabaya Bersatu berharap agar Rocky Gerung dapat menyadari dan menghargai dampak dari pernyataan dan tindakannya terhadap orang lain dan masyarakat. Mereka juga berdoa agar Rocky Gerung mendapatkan kesadaran dan kebijaksanaan dalam berbicara serta berkontribusi secara positif untuk menciptakan pemahaman dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:   Waspada! Perubahan Suhu Ekstrem di Kota Madiun Saat Musim Kemarau, BPBD Minta Masyarakat Perkuat Daya Tahan Tubuh

Sebagai respons atas penghinaan yang dilakukan oleh Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi, Kusnan, seorang inisiator gerakan lainnya, menegaskan bahwa aksi doa bersama ini adalah bentuk protes dari masyarakat yang merasa tersinggung atas perlakuan tersebut. Kusnan menegaskan bahwa melakukan tindakan anarkis bukanlah sifat dari anak-anak pendukung Jokowi.

Aksi doa bersama ini diharapkan dapat memberikan pesan yang kuat tentang pentingnya menghargai perbedaan pendapat, dialog yang sopan, serta menghindari tindakan yang dapat memecah belah bangsa. Pemuda Surabaya Bersatu berharap bahwa kesadaran ini akan membawa perubahan positif dalam interaksi sosial dan berkontribusi pada kemajuan bangsa Indonesia.***

Komentar