Menyatu dengan Budaya dan Destinasi Wisata Kota Pahlawan, Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023 Digelar

Berita, Surabaya224 Dilihat

SURABAYA-Kota Surabaya, yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, semakin menarik perhatian para wisatawan muda dengan gelaran Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023. Festival budaya internasional yang diikuti oleh delapan negara dan sembilan daerah di Indonesia ini menghadirkan kegiatan-kegiatan menarik yang memperkenalkan beragam destinasi wisata heritage serta seni dan budaya lokal kepada para peserta.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan bahwa visit tour yang diselenggarakan dalam festival ini bertujuan untuk mengenalkan destinasi wisata heritage yang ada di Kota Pahlawan. “Terutama wisata heritage di bangunan-bangunan bersejarah. Visit tour lagi akan digelar pada Rabu (19/7) ke Kenjeran,” ujar Wiwiek dikutip dari Antara, Selasa¬†(18/7/2023). Peserta SCCIFAF 2023 juga diajak untuk berkunjung ke pusat oleh-oleh milik Pemkot Surabaya, yaitu SKG Siola, yang menawarkan berbagai produk UMKM khas Kota Surabaya. “Dengan berkunjung ke Surabaya, diharapkan para peserta bisa membawa kesan yang utuh tentang Kota Surabaya ketika mereka kembali,” tambah Wiwiek.

Selain dapat menikmati keindahan bangunan bersejarah di Kota Pahlawan, para peserta juga dapat memanjakan diri dengan berbelanja aneka produk UMKM yang menarik. “Shopping ramai, mereka berbelanja aneka produk UMKM. Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan produk UMKM Surabaya,” ujar Wiwiek.

Selain visit tour, Pemkot Surabaya juga menyelenggarakan Workshop Seni bagi masyarakat dalam jadwal perhelatan SCCIFAF. Workshop Seni ini dimaksudkan untuk memperkenalkan seni dan budaya kepada masyarakat, termasuk seni tari, alat musik, dan pakaian daerah. Kegiatan ini akan diadakan pada tanggal 18 Juli 2023 mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB di Gedung Barat Balai Budaya dan Gedung Balai Budaya, Kompleks Alun-Alun Surabaya.

Baca Juga:   Loft Tea House: Sensasi Nongkrong Asyik dengan Sentuhan Teh di Surabaya Barat

Para peserta SCCIFAF juga dapat menikmati Art Performance yang disajikan oleh para peserta internasional. Pada pukul 18.30 WIB hingga 22.00 WIB, masyarakat dapat menyaksikan tampilan seni di Sentra Kuliner G-Walk Citra Raya Surabaya. Tidak hanya itu, pada tanggal 19 Juli 2023, seluruh peserta SCCIFAF akan diajak dalam visit tour yang mengunjungi Mangrove Gunung Anyar dan Taman Suroboyo. Pengalaman tak terlupakan juga menanti peserta ketika mereka menikmati suasana di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya.

Acara penutupan SCCIFAF 2023 akan diisi dengan Culture Night yang akan digelar pada tanggal 20 Juli 2023 di halaman Balai Kota Surabaya pukul 19.00 WIB. Culture Night menjadi momen puncak festival ini, di mana kekayaan budaya dari berbagai negara dan daerah di Indonesia akan dipresentasikan dengan megah.

Wiwiek Widayati berharap bahwa melalui SCCIFAF, para peserta dapat menjadi wisatawan yang datang kembali ke Kota Surabaya dan menjelajahi berbagai destinasi wisata yang menarik. “Bukan cuma budayanya yang menarik, tetapi destinasi wisata yang bisa dikunjungi suatu ketika jika mereka datang lagi ke sini,” kata Wiwiek.

Gelaran SCCIFAF 2023 telah menjadi daya tarik bagi wisatawan muda yang ingin mengeksplorasi seni, budaya, dan destinasi wisata Kota Pahlawan. Melalui festival ini, Surabaya berusaha memperkenalkan warisan budaya dan keindahan alamnya kepada dunia. SCCIFAF 2023 menjadi platform yang mempererat hubungan antarnegara dan mendorong pertukaran budaya yang bermanfaat bagi generasi muda.***

Komentar