Malam Suroan: Jalur Pansela Tulungagung-Trenggalek Ditutup Sementara

Trenggalek172 Dilihat

TRENGGALEK – Senin  Penutupan jalur pansela Tulungagung-Trenggalek pada malam 1 Suro telah dilakukan sebagai kebijakan yang dikeluarkan oleh PPK Pansela Jatim Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Kementerian PUPR. Keputusan ini juga berkaitan dengan upaya pembersihan material longsor di beberapa titik ruas Jalan Layang Selatan (JLS) yang masih belum selesai.

Andhika Tommy Ardiansyah, perwakilan dari BBPJN Jatim-Bali Kementerian PUPR, mengonfirmasi melalui layanan WhatsApp bahwa penutupan jalur ini juga merupakan hasil dari kesepakatan lintas sektoral di Kabupaten Trenggalek. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan peningkatan jumlah pengunjung yang sering terjadi saat perayaan malam 1 Suro, yang bertepatan dengan hari libur.

“Ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor terkait penggunaan JLS. Awalnya, JLS hanya dibuka selama musim libur sekolah, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 16 Juli. Namun, dengan berbagai pertimbangan, akses ini masih dapat digunakan oleh umum, kecuali pada malam 1 Suro,” kata Kapolsek Watulimo, AKP Zainudin dikutip dari Antara, Selasa (18/07/2023).

Penutupan jalur pansela Tulungagung-Trenggalek ini tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menggerakkan industri pariwisata di kawasan pesisir. Hal ini terlihat dari peningkatan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata pantai selama dua minggu terakhir libur sekolah.

“Sementara ini, kami berharap agar jalur tersebut segera dibuka kembali untuk umum,” ujar Sekretaris Daerah Trenggalek, Supriyanto.

Penutupan sementara jalur pansela Tulungagung-Trenggalek ini merupakan langkah yang diambil untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung pada malam 1 Suro dan memastikan keselamatan serta kelancaran pembersihan material longsor di ruas JLS. Masyarakat diharapkan untuk memahami kebijakan ini demi kebaikan bersama.***

Baca Juga:   Pesona Pantai Trenggalek Memikat Wisatawan, Lonjakan Kunjungan Setelah Dibukanya JLS

Komentar